Selamat Tinggal Rumah Mampang

Pindahan rumahnya memang sudah berlalu sekitar satu bulan yang lalu. Tapi sekedar untuk dokumentasi keluarga kami, tak apa ya diceritakan sekarang...


Tanggal 16 Desember 2011 kami sekeluarga resmi meninggalkan rumah kontrakan yang kami tempati hanya lima bulan itu. Rumah mungil yang baru saja dibangun itu berukuran tidak lebih dari 30 meter persegi (kecil banget yak???). Kami memang menjadi penghuni pertama rumah itu. Rumahnya bagus, hanya terlalu minimalis rasanya untuk keluarga yang memiliki anak seusia Nabil.


Rumahnya terdiri dari satu kamar tidur, ruang tamu, dapur dan kamar mandi. Tentu dengan ukuran ruangan yang minimalis juga. Ketika memutuskan untuk menempati rumah itu memang sempat ada rasa 'ragu' khawatir tidak kerasan tinggal di sana. Tapi kami coba dulu sajalah. Karena pencarian kami sudah sekitar setahun lebih, sejak Nabil masih dalam kandungan. Ah, akhirnya ketemu juga walau tidak sepenuhnya seperti yang kami harapkan. Tapi kami mencoba mencari sisi positifnya saja. Letaknya yang dekat dengan mushola tentu menjadi salah satu pertimbangan kami. Abi pun bisa berangkat kerja lebih siang karena lokasinya yang dekat dengan jalan utama.

Nabil yang sedang tertidur pulas di kamar mungil kami


Sayangnya rumah itu 'kurang sehat' bagi kami. Ventilasi udara yang kurang sehingga sirkulasi udara pun menjadi tidak bagus. Apalagi kalau Ummi sedang memasak. Seisi rumah jadi bau asep. Huff.. bikin Ummi ngga semangat  masak deh. Dan satu hal lagi... rumah ini pun sering dimasuki kelabang. Hmmm... ngga kebayang rasanya kalau sering ketemu dengan binatang ini. Awalnya hanya ditemukan di kamar mandi tapi lama kelamaan di ruang dapur pun sering Ummi temukan. Entah dari mana asalanya padahal di depan rumah kami hanya halaman tanah biasa.


Nabil dan "pintu setengah"nya
Sengaja dibuatkan khusus untuk Nabil agar tidak keluar rumah


Seiring berjalannya waktu, rasanya kami tidak bisa lama lagi tinggal di sini. Nabil pun butuh ruang bermain yang lebih luas. Dan karena kehamilan Ummi saat ini, kami pun memutuskan untuk mencari rumah yang lebih sehat.


*******


Walau bagaimanapun keadaannya, kami bersyukur pernah tinggal di sini (karena dengan bersyukur Allah akan memberikan nikmat yang lebih kan ya???). Rumah ini menjadi rumah kami yang pertama, tempat kami berbagi kasih dan sayang, melepas lelah, dan tentunya rumahku surgaku. Semoga saja, Amin...

24 komentar:

Mama Olive mengatakan...

Mau tinggal dirumah besar atao kecil,kalo kita tidak pandai bersyukur,ga akan betah..

Bagiku rumah adalah surgaku,home sweet home..
Meski rumahnya Minimalis hehe...

Semoga umi dan kel.betah di rumah barunya..

Mrs. Nuki mengatakan...

Semoga Ummi, Abi dan Nabil betah ya di rumah baru...dan semoga rumah barunya lebih menyenngkan, Amin...

Yunda Hamasah mengatakan...

Rumahku syurgaku,mau kecil atau besar kita yang menentukannya ya ;)

bunda kanaya mengatakan...

ummi aku gabisa komen di kolom yg bawah... disini aja gpp yak... rumahku juga kecil mi, sama kok tapi terasa luaaasss karena kami selalu bersyukur atas nikmat Allah ini... salam sayang buat nabil

Lidya - Mama Pascal mengatakan...

Semoga betah ya bun diruah barunya. didaerah mana sekarang?

Andy mengatakan...

wah ribet juga mba kaau sirkulasi udara kagak berjalan dengan lancar,soalnya mengganggu kesehatan loh nantinya
ngomong dr mampang pindah kemana tuh ?

Ummi Nabil mengatakan...

makasi mama olive atas nasihatnya.

Ummi Nabil mengatakan...

iya mba, insya Allah yang baru jadi lebih baik

Ummi Nabil mengatakan...

@ mba keke: iya mba. kita sendiri lah yang membuatnya nyaman

Ummi Nabil mengatakan...

@ bunda kanaya: masa' siy gak bisa???

sun balik buat kanaya ya

Ummi Nabil mengatakan...

insya Allah betah mba.
sekarang di bangka.

Ummi Nabil mengatakan...

iya. makanya cari rumah yang lebih sehat. syukur2 dapet yang lebih luas juga

Mami Zidane mengatakan...

Selamat menempati rumah baru ya ummi...salam sayang buat nabil

risa mengatakan...

singing : "lebih baik disini ... rumah kita sendiri ..."
he he he

ita mengatakan...

rumah barunya diposting juga dunk :D

dulu jaman masih di cileungsi, juga pernah tinggal dirumah petak. bener2 seuprit, tapi untuk ukuran keluarga baru berpenghasilan kecil, rumah itu sudah berasa mewaah :D

Anggie...mamAthar mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Anggie...mamAthar mengatakan...

Ini buat nambahin rumah barunya yaa.. :)

http://maylav.blogspot.com/2012/01/7-shadow-award.html

Lyliana Thia mengatakan...

wah serem juga ya ada kelabangnya.. semoga dirumah baru lebih baik yah Ummi.. semoga sehat selalu dgn kehamilannya.. :-)

Ummi Nabil mengatakan...

makasi mami zidane. salam sayang juga buat zidane

Ummi Nabil mengatakan...

insya Allah akan diposting juga mba

Ummi Nabil mengatakan...

wah, dapet oleh2 niy

Ummi Nabil mengatakan...

iya mba tia. makanya pingin cepet2 pindah.

terima kasih atas doanya.

effie netta mengatakan...

semoga bisa cepat menemukan rumah yg lebih baik & sesuai dgn keinginan keluarga ya ummi...
btw OOT aahhh, aku juga punya seprai yg sama persis dgn di atas, hehe

Ummi Nabil mengatakan...

iya mba netta.

OOT nya diterima, hehe. itu kado pernikahan dari teman ku

Posting Komentar

Ada kesalahan di dalam gadget ini

Yang Telah Berkunjung

Diberdayakan oleh Blogger.
Ada kesalahan di dalam gadget ini

Buscar