Nabil Belajar Sholat

Kejadian ini pertama kali Ummi lihat ketika menginap di rumah Nenek. Pagi ketika adzan shubuh berkumandang di TV, dengan spontan Nabil langsung mengubah posisi tangannya menjadi bersedekap seperti orang sholat. Walau posisi tangannya masih belum tepat tetapi Nabil sudah mengerti ketika ada suara adzan berarti waktunya untuk sholat.

Subhanallah... Jadi anak sholeh ya Nak...




Akhirnya Beli Sikat Gigi

Sudah lama rencana pingin beliin Nabil sikat gigi. Maksudnya ya supaya membiasakan atau mengajarkan sejak dini untuk menjaga kebersihan gigi. Secara Nabil kan sudah mulai MPASI sejak usia 6 bulan, eh... tapi Ummi baru kefikiran buat ngajarin Nabil sikat gigi di usia 1 tahun, mudah-mudahan belum terlambat ya Nak... 

Sempat juga mencoba membersihkan mulut Nabil dengan menggunakan kassa (atas saran seorang teman) yang dililitkan di tangan. Tapi sepertinya cara ini sukses gagalnya alias Nabil ngga mau buka mulut, bahkan sampe nangis-nangis. 






Ya sudahlah akhirnya Ummi coba 'tanya' sama Mbah google tentang sikat gigi bayi (karena sudah dicari di supermarket terdekat dan ngga ada yang jual). Akhirnya ketemu juga sama sikat gigi yang dalam satu kemasan ada 3pcs. Ada finger toothbrush, ada pembersih lidah, dan ada sikat gigi lanjutannya. Harganya tiga puluh delapan ribu rupiah saja. Hmmm... lumayan lengkap dan harganya ngga terlalu mahal. Beli yang ini aja deh...




Nah, bagaimana reaksi Nabil jika gosok giginya pakai finger toothbrush??? 
Nantikan kisah selanjutnya... hehehe

Hari Ibu : Perempuan Serba Bisa




Foto di atas adalah Neneknya Nabil (ibunya Ummi) sedang mencukur rambut Nabil yang saat itu baru berusia tujuh hari. Meskipun usia Nenek yang sudah tidak muda lagi dan penglihatan yang mulai berkurang tapi Nenek masih bisa dan berani untuk mencukur rambut Nabil yang masih bayi.

Lokasi : Rumah Nenek (Ciledug ,Tangerang)




Potret ini diikutsertakan dalam Kontes Perempuan dan Aktivitas yang diselenggarakan oleh Ibu Fauzan dan Mama Olive


Foto itu memang perah Ummi posting di sini. Tapi foto inilah yang menurut Ummi layak untuk diikutsertakan di giveaway ini.

PR Sebelas di Dua Belas

Sudah lama dapet PR daru Mba Lia, tepatnya di bulan November yang lalu. Karena sering tertunda dengan postingan yang lain, jadi baru sempat dikerjain sekarang. Maafkeun ya..


Sebutkan 11 daftar makanan yang pengen kamu makan sekarang!
tapi karena sekarang sudah bulan Desember jadi jawabannya Ummi tambah 1 aja ya...

Jawabannya adalah :

  1. Pempek (Asli dari Palembang ya karena rasa ikannya lebih 'menggigit'))
  2. Rujak buah yang sambelnya pake bumbu kacang
  3. Soto ayam surabaya (yang pake bumbu koya itu lho ditambah perasan jeruk nipis dan sambel yang banyak, segeurrrr)
  4. Masakan padang (Mulai dari gulai, rendang, dendeng, lalap daun singkong, sayur nangka, sambel ijo, dll)
  5. Mie ayam 'penasaran' (kalo beli mie ayam ini ngantrinya lamaaaaa banget)
  6. Pecel sayuran 'pasar kaget' dekat rumah mertua
  7. Pecel ayam yang sambelnya pedessss
  8. Seafood bakar (udang dan cumi)
  9. Kebab pedassss
  10. Mie Aceh dengan irisan cabe rawit
  11. Gorengan 'abang-abang' dengan cabe rawit
  12. Mie rebus Jawa (yang di Jogja, kalo beli mie ini harus siap ngantri lama karena bikinnya ngga digabung dengan pesenan pelanggan yang lain walaupun memesan menu yang sama. Ini yang bikin khas rasanya)
Sebenarnya masih banyak lagi daftar makanannya. Secara Ummi kan 'pemakan segala'. Suka dengan segala jenis makanan bahkan dari beberapa daerah di Indonesia.

Btw, dari daftar makanan yang ada ternyata ngga ada makanan khas betawi yak??? Hmmm.... :D




Aku Sayang Binatang : Kucing



Lokasi : Rumah Nenek

Catatan Ummi :
Ummi memang tidak pernah menakut-nakuti Nabil dengan binatang apapun karena menurut Ummi fitrah seorang anak adalah berani hanya lingkungan sekitarnya yang membuatnya takut. Berusaha untuk mengajarkan saling menyayangi kepada sesama makhluk hidup, walalupun Ummi takut tidak suka dengan binatang tertentu tapi Ummi tidak pernah memperlihatkannya kepada Nabil. Kecuali jika memang binatang itu berbahaya, Ummi cukup mengawasi saja.


NB: Alhamdulillah sudah pindahan walau belum selesai beres-beres :)

Nabil dan Kursi Makan

Sejak mulai pertama kali MPASI Nabil memang tidak pernah duduk di kursi makan atau high chair. Ketika di awal MPASI pun Ummi hanya menggunakan stroller untuk mendudukkan Nabil dan jika sudah bosan maka lebih baik Ummi pangku saja. Dan Alhamdulillah sampai saat ini Nabil terbiasa makan dengan duduk walau terkadang harus ditemani dengan mainan.


Kembali ke topik semula...

Nah, kejadian ini terjadi ketika Ummi silaturahim ke rumah seorang teman. Ketika tiba waktu makan, Nabil ditawari untuk menggunakan kursi makan anaknya yang usianya hanya beda beberapa bulan saja dengan Nabil. Berikut kejadiannya...


Menit-menit pertama Nabil masih bisa duduk terkendali:




Beberapa menit kemudian Nabil pun sudah tidak mulai nyaman :



Dan pada akhirnya Nabil pun berhasil mengangkat kakinya ke atas :


Maklum, ngga pernah duduk di kursi makan. Jadi begini deh tingkahnya ^^

Moment Tahun Pertama

Kelahiran
Alhamdulillah Nabil lahir pada hari Selasa 16 November 2010 pukul 11.35 bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha 1431 H (versi makkah) di Rumah Sakit Asri Duren Tiga dibantu oleh Dr. Botefilia SpOG. Lahir dengan BB 2800 gram, PB 49 dm dan lingkar kepala 34,5 cm. Lebih lengkap tentang cerita tentang kelahiran pernah Ummi posting di sini






Cukur Rambut dan Aqiqah (7d dan 21d)
Rambut Nabil pertama kali dicukur di usianya yang baru tujuh hari. Selain untuk menghilangkan kotoran-kotoran yang ada tapi memang begitulah sunnah mengajarkan kami. Rambut yang dicukur ditimbang lalu beratnya dikonversikan dengan berat perak lalu diuangkan. Uangnya diinfakkan kepada kaum Dhuafa. Nabil dicukur dirumah sama Nenek. 




Khitan (38d)
Ummi dan Abi memang sepakat untuk mengkhitan Nabil ketika masih bayi. Proses penyembuhannya yang lebih cepat dan ternyata Nabil pun tidak rewel setelah di khitan.








MPASI (6m2d)
Jadwal MPASI Nabil mundur dua hari karena saat itu kami sedang berlibur ke Jogja (cerita ini belum sempat Ummi tulis). Alhamdulillah MPASI perdana Nabil sukses.  Ummi memakai aliran karbo-sayur-buah. Secara garis besar Nabil termasuk anak yang doyan makan. Hihihi... ini mah bakat Ummi yang turun ke Nabil.


selesai dicukur lalu mandi trus tidur deh, adem...
Cukur Rambut Kedua (6m 10d)
Karena rambut nabil sudah cukup panjang maka Ummi memutuskan untuk mencukur rambut Nabil yang kedua kali. Kali ini Ummi menggunakan jasa tukang cukur khusus bayi. Biayanya tiga puluh ribu rupiah sudah termasuk ongkos. Sayangnya Ummi tidak mengabadikan moment ini karena Ummi yang memangku Nabil ketika sedang dicukur.




Nabil yang sedang lelap tidur ketika makan sahur
karena baru tidur jam 1 pagi
Lokasi : masjid istiqlal malam ke 27 ramadhan
Ikut I'tikaf
Alhamdulillah ketika Ramadhan 1432 H Nabil ikut itikaf bersama Ummi dan Abi. Sempat khawatir juga ketika harus keluar malam mengajak Nabil itikaf. Tapi dengan niat yang baik Insya Allah semuanya akan berjalan baik-baik saja.






Cukur Rambut Ketiga (10m)
Kali ini rencana Ummi untuk mencukur rambut Nabil bertepatan dengan jadwal Abi keluar kota. Jadi, Nabil dicukur sama Nenek lagi. Cukurnya pakai cukuran yang biasa aja. Nah setelah dicukur lalu kepalanya dibasuh dengan air tumbukan daun pare. Kata Nenek biar tumbuhnya bagus.










Senangnya sudah bisa nge-blog lagi. Setelah pulang  ngungsi ke rumah Nenek dan sekarang sedang bersiap beres-beres untuk pindahan (lagi)

Tantangan Gurindam di Bulan Muharam

Bulan Muharam bulan Islam
Selamat datang tahun baru Islam


Yang lalu biarlah berlalu
Mari sambut tahun yang baru


Mari kita berbenah diri
Agar menjadi pribadi yang hakiki


Buatlah rencana dengan matang
Agar sukses di masa mendatang


********************************


Sudah lama ingin berpartisipasi
Tapi ide tak kunjung menghampiri


Kini terimalah persembahan dari kami
Yang ingin ikut meramaikan kontes ini




TIGA HAL TERKAIT SEBELAS


Sebelas terbaru tentang Ummi dan keluarga :


Akhirnya foto Abi muncul di blog Ummi ^^
Lokasi: di depan benteng vredeburg Jogja.
Muka capek setelah jalan2 keliling Malioboro
  1. Alhamdulillah Nabil genap setahun di bulan ini
  2. Nabil baru mulai belajar sikat gigi
  3. Setelah diperhatikan ternyata kalau Nabil makan nasi harus pakai kuah yang banyak
  4. Banyak hal yang ada di Ummi juga ada di Nabil terutama selera makan ^^
  5. Alhamdulillah berat badannya naik 0.2 kg setelah tiga bulan bertahan di 8.5 kg
  6. Alhamdulillah Nabil sudah ada kemauan untuk belajar makan sendiri
  7. Alhamdulillah giginya sudah tambah dua di atas. Jadi total ada enam
  8. Ummi sering tidak fokus kalau sudah berada di depan komputer                   
  9. Abi yang ingin resign dari kantor kalau sudah berurusan dengan orang dinas. Sering ditarik ulur katanya (Abi kan bukan layangan, hihihi)
  10. Dua bulan terakhir ini Abi sering keluar kota yang menyebabkan Ummi dan Nabil harus mengungsi ke rumah Nenek. Karena hal ini juga akhirnya kegiatan blogging jadi berkurang
  11. Ini yang paling terbaru. Insya Allah pertengahan bulan Desember kami sekeluarga akan berpindah rumah kontrakan. Maka kegiatan blogging pun akan berkurang lagi :(

Sebelas janji untuk diri sendiri, cita-cita dan harapan untuk tahun yang akan datang :
  1. Menjadi istri yang lebih baik dan mengerti suami
  2. Menjadi ibu yang lebih baik lagi untuk anak-anak kelak
  3. Berharap dapat meningkatkan kuantitas dan kualitas ibadah
  4. Menjadi hamba-Nya yang selalu bersyukur
  5. Bisa lulus program tahsin agar bisa melanjutkan ke program tahfidz
  6. Semoga keluarga ini bisa menjadi keluarga penghafal Alquran
  7. Ketika Abi pulang kerja berharap rumah sudah rapih walau rasanya diri ini sudah terlalu lelah
  8. Punya mobil sendiri. Jadi kalau kami bepergian tidak perlu 'berdesakan' di motor
  9. Pergi haji bersama Abi tercinta
  10. Memberikan adik buat Nabil ^____^
  11. Membahagiakan orang tua di masa senjanya
Semoga sebelas hal di atas dapat terwujud. Amin...


Sebelas yang tak akan diulangi :
  1. Melakukan kesalahan yang bisa membuat Abi sedikit marah
  2. Terburu-buru ketika ingin bepergian. Khawatir ada barang yang tertinggal
  3. Terlambat mendatangi acara rutinan
  4. Sakit ringan atau berat apalagi kalau sampai harus dirawat
  5. Berdebat dengan suami, lebih baik diam
  6. Menyalakan komputer/menggunakan internet untuk hal yang kurang bermanfaat atau tanpa tujuan yang jelas
  7. Ceroboh dalam melakukan pekerjaan
  8. Membiarkan masalah tanpa diselesaikan dengan tuntas
  9. Melakukan pekerjaan tanpa perencanaan
  10. Mudah marah karena hal yang kecil
  11. Panik ketika menghadapi masalah
Semoga sebelas hal di atas tidak terulang lagi di masa-masa yang akan datang. Amin



"Tulisan ini saya ikut sertakan di acara Gurindam Muharam Plus 33 yang diselenggarakan oleh Yunda Hamasah dan Lyliana Thia"





Ummi dan Keluarga mengucapkan:
Selamat Tahun Baru Islam 1433 H
Semoga Allah senantiasa melimpahkan keberkahan kepada kita semua
Amin


Note: Giveaway ini membuat tidur Ummi tak nyenyak ^^

Wis...Uda S2


Mengenang Masa Sekolah Dulu

Sudah lama Ummi diberikan PR sama Ibu Dey, tapi karena akhir-akhir ini sering bolak-balik ke rumah nenek jadi baru sekarang deh bisa mengerjakan PRnya. Maaf ya Bu..

Baiklah, mari kita kerjakan PRnya tapi sebelumnya cerita sedikit ya sekalian mengenang masa-masa itu...

Sebenarnya Ummi tidak mengalami masa-masa sekolah di SD. Yaiyalah soalnya waktu itu Ummi sekolahnya di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Mazroatul Ulum. Setara dengan SD memang tapi pelajarannya jelas lebih banyak karena ditambah dengan pelajaran agama. Ummi sekolah di MI pada tahun 1990-1996 (ups, ketauan deh). Jarak sekolah dengan rumah sangat dekat. Dengan berjalan kaki selama lima menit pun sampai. Ohya, Ummi masuk MI pada usia lima tahun lho, bangga sedikit karena waktu itu jadi murid termuda.

Nah, sekarang PRnya adalah:

1. Guru Favorit
Guru Favorit Ummi ada dua. Yang pertama waktu Ummi kelas satu. Namanya Bu Ningsih. Setiap kali dia yang mengajar Ummi selalu duduk di depan dan bakal menangis kalo tidak duduk di paling depan. Yang kedua waktu kelas enam. Namanya Pa Zainudin. Gurunya baik, sederhana, dan dekat dengan murid-murid.Guru Killer

2. Guru Killer
Guru killer Ummi dapati di kelas enam. Namanya Bu Suryati. Memang galak siy tapi beliau ramah kalo di luar kelas. Beliau pasti sangat marah kalau ada murid yang tidak mengerjakan PR. Beliau punya satu ciri khas. Setiap kali beliau memberikan PR ke murid, maka murid harus menyertakan tanda tangan orangtua di bawah PRnya. Maksudnya adalah suapaya PRnya dikerjakan di rumah bukan di sekolah.

3. Teman Bolos
Ummi ngga punya teman bolos. Kan anak baik :)

4. Teman Berantem
Apalagi teman berantem. Ngga ada.

5. Jajanan Makanan/Minuman Favorit
Wah, kalo jajanan makanan favorit banyak niy. Ada telor setengah mateng yang dimakannya pakai saus, hmmm enak banget dan ukurannya besar padahal harganya cuma lima puluh perak. Lalu ada opak yang dimakan juga pakai saus, hmmm nikmat. Itu kalau masuk siang. Nah kalu masuk pagi makanan favoritnya adalah mi bihun yang dimakan pake sambel, hmmm enak deh pokoknya. Kalau minuman favorit biasa aja. Paling sering beli "es kebo". Es teh manis yang dibuungkus plastik lalu diikat. Bentuknya ngga jauh beda sama es mambo, tapi dia lebih besar, makanya namanya es kebo, hehehe.

6. Jajanan Mainan Favorit
Karena Ummi anak perempuan, jadi seneng beli mainan BP (baru nyadar kalo kepanjangannya adalah Bongkar Pasang setelah baca postingannya Mba Lidya). Ada gambar orang dan baju-bajunya. 

7. Sepatu Favorit
Ngga punya sepatu favorit. Sepatu merk apa saja. Ohya Ummi pernah lho sekolah pakai sepatu basah, huh sedihnya. Jadi pas hari minggu dicuci dan ngga kering sampai besok hari senin.

8. Tas Favorit
Tasnya ngga pakai merk, yang penting bagus. Pernah juga sekolah pakai kantong plastik karena tasnya rusak, keberatan bawa beban. Karena waktu masuk sekolah siang Ummi diwajibkan membawa mukena untuk sholat ashar berjamaah.

Lega rasanya sudah mengerjakan PR.

PRnya tidak Ummi lanjutkan ya, karena sudah banyak yang dapet.

Buat Mba lia, PRnya menyusul ya...



Dalam setahunnya kini

Di usianya yang sudah menginjakkan tahun pertama...


pisangnya enak mi....
Untuk urusan makan, selera Nabil sepertinya "Ummi banget". Porsi makannya besar, dan belom kenyang rasanya kalau belum makan nasi (Indonesia banget). Semisal bangun pagi jam 4, nah jam 5 pasti udah ngerengek minta makan. Biasanya kalau pagi-pagi begini Ummi kasih Nabil pisang karena memang selalu Ummi sediakan di rumah, jaga-jaga kalo ngga ada cemilan. Makan pisang pun ngga cukup satu, tapi dua. Porsi nasinya pun tak sebesar kepalan tangannya. Bisa dua atau tiga kalinya mungkin. Bagaimana dengan GTM??? Alhamdulillah Nabil termasuk jarang yang GTM. Sejak mulai MPASI hingga kini hanya dua kali Nabil GTM, itupun tidak berlangsung lama hanya beberapa hari saja. Rugi kali ya kalo pake GTM, kan aku makannya banyak, Nabil red.


Berat badan??
paling seneng gigit sendok kalo lagi makan
Nah ini dia yang bikin Ummi deg-degan kalo deket2 timbangan. Walau makannya banyak tapi berat badan Nabil bertahan di 8,5 kg sejak usia 10 bulan. Ummi ngga terlalu khawatir banget siy, karena paling tidak sudah memenuhi BB minimal yaitu 3 kali BB lahir. Walaupun minimalis banget. Tapi tidak apa, mungkin ini karena gerakannya yang aktif.
UPDATE : Barusan nimbang di posyandu dan sekarang BBnya 8,7 kg. Alhamdulillah...




ini lho gigi aku...

Jumlah giginya masih bertahan dengan 4 gigi. Dua di atas dan dua di bawah. Sepertinya siy bakal ada yang mau tumbuh lagi dua di atas. Dengan giginya yang empat, Nabil jadi sering menggigit apa saja yang ada dihadapannya. Suka gregetan rasanya. Karena sering Ummi lihat tiba-tiba mulutnya terlihat sedang mengunyah, dan ketika Ummi periksa ternyata memang benar ada benda di dalamnya.



bangku yang setia menemaninya belajar jalan
Sudah bisa berjalan??? Sudah kalo dituntun, hehehe. Kalo merambat siy lancar, tapi belum berani untuk melangkah. Pernah sesekali saja. Sekarang lagi seneng belajar berdiri sendiri. Dia pun langsung senyum-senyum malu kalau sudah berdiri sendiri. MUngkin ada rasa senang dalam dirinya bahwa dia bisa berdiri sendiri.


Berbicara??? Kosakata yang Nabil ucapkan mungkin berbeda pada anak-anak yang sedang belajar bicara. Aca..., Eca... Eja..., begitu kata Nabil. bukan "mamama" ataupun "papapa". Ngga kaget juga siy Ummi mendengarnya, karena Ummi sering bilang "Abi kerja" ke Nabil kalo Abi berangkat kerja, dan spontan dia pun langsung mengikutinya. Malah sekarang kalo ia melihat Abi pergi naik motor, Nabil langsung bilang "Eja...".


Selamat Hari Lahir Anakku Sayang

Hari ini setahun yang lalu tepatnya pkl 11.35 dirimu lahir ke dunia ini Nak...




Selamat hari lahir anakku sayang
Anak sholeh Ummi dan Abi
Semoga kelak menjadi kebanggaan Ummi dan Abi






Cerita kelahiran...


Hari itu Senin 15 November 2010 akhirnya tiba. Malam harinya sekitar pukul 9.00 (pas ketika Abi pulang kerja) perut Ummi terasa sakit. Sakit yang Ummi memang sudah tunggu karena saat itu usia kehamilan Ummi sudah lewat dari 40 minggu. Ada rasa haru ketika merasakan kontraksi yang kontinu, saat itu Ummi masih bisa tersenyum sama Abi dan berkata bahwa saatnya sudah tiba Abi. Penantian itu akhirnya sampai pada titiknya.


Ah, sulit rasanya untuk mengungkapkan bagaimana rasanya perasaan Ummi saat itu. Setiap hari selalu menanti tapi tak kunjung jua tiba. Usia kehamilan pun semakin bertambah. Rasa cemas dan khawatir pun ada dalam hati Ummi. Ketika periksa kehamilan di usia kehamilan yang ke 40 minggu, (Alhamdulillah) dokter SpOG Ummi mengatakan kondisi janin masih bagus dan air ketuban pun cukup. Di-ctg-pun daam keadaan normal. Dan beruntungnya dokter SpOG Ummi termasuk dokter yang sabar. Beliau memberikan toleransi satu minggu. Jika memang belum mules juga, maka terpaksa di induksi dengan mempertimbangkan kondisi yang ada tentunya. Alhamdulillah belum sampai satu minggu dari waktu yang diberikan, perut Ummi akhirnya terasa kontraksi .


Kontraksi dimulai ketika pukul 21.00. Jarum jam di dinding selalu Ummi lihat untuk mengetahui berapa menit jarak tiap kontraksi. Hingga Akhirnya pada pukul 24.00 Ummi memutuskan untuk berangkat ke rumah sakit. Setibanya di sana dan diperiksan sudah pembukaan dua. Detik demi detik. menit demi menit, ah rasanya rasa sakit itu semakin menjadi-jadi saja. Alhamdulillah Abi setia menemani di samping Ummi walau sesekali Abi pun tertidur tidak sengaja. Pembukaan demi pembukaan pun bertambah hingga akhirnya pada pukul 9.30 dokter pun datang. Lega rasanya. Proses mengejan pun dimulai. Tidak mudah ternyata. Beberapa kali Ummi berusaha tetapi sang bayi belum turun juga. Satu jam lamanya proses itu berlangsung hingga akhirnya dokter pun memutuskan untuk divacum. Dengan nada pasrah Ummi pun mengiyakan permintaan sang dokter.


Dengan bantuan semangat dari Ibu dan Suami, Alhamdulillah akhirnya Nabil lahir juga. Hilang semua rasa sakit rasanya.


Sayangnya Nabil tidak merasakan IMD dengan Ummi. Karena setelah proses persalinan, Nabil berada dalam observasi DSA. Nabil tidak langsung menangis spontan ketika lahir. Berasa ada yang kurang memang, tapi paling tidak Ummi sudah berusaha.


Pasca persalinan, ternyata ujiannya belum selesai, karena setelah proses persalinan Ummi tidak bisa BAK secara spontan. Dua minggu lamanya Ummi BAK dengan menggunakan kateter. Dalam hati Ummi berkata, jika ini memang salah satu perjuangan menjadi seorang Ibu, Ummi menerimanya dengan ikhlas.



Aroma Mawar Dalam Secangkir Teh Prendjak

Perkenalan pertama kami dengan teh ini adalah ketika Abi dinas di Jambi dan menginap di Hotel Abadi.  Abi memang sering membawa "ghanimah" ketika menginap di hotel, dan salah satu yang Abi bawa kali ini adalah satu bungkus teh yang disediakan oleh hotel.
Gambarnya pinjam di sini 



Ketika tiba di rumah, Abi minta dibuatkan teh ini. Hmmm... pertama kali menghirup teh ini, ada bau yang sangat khas yang Ummi dapatkan, seperti belum pernah mendapatkan sebelumnya. Ya, aroma mawar yang sangat khas dalam teh inilah yang membuat kami sangat "menggila" teh ini. Bahkan sampai saat ini kami belum menemukan tandingannya.




Ketika kami belanja bulanan, kami mencoba mencari teh ini, dan beruntung teh ini tersedia di supermarket tempat kami belanja. Ah, senang rasanya..


Ohya, sebenarnya kami tidak pernah menikmati teh hanya dalam porsi secangkir. Abi selalu minum teh dengan mug besarnya, dan Ummi selalu minum teh dengan gelas besarnya.


Note: Adakah yang tau caranya memutar gambar di blog? mohon informasinya, *maklum masih newbie

Asuransi Suara Untuk Guru TK (?)

Hari Kamis yang lalu ketika menginap di rumah Nenek, Ummi diminta Mama Nanda (kakaknya Ummi) untuk mengantar dan menemani Nanda sekolah karena Mama Nanda dimintai tolong untuk membantu persalinan pasiennya. Mau tidak mau akhirnya Ummi terima permintaannya. Karena sekolahnya dekat dan masih bisa dijangkau dengan jalan kaki maka Ummi mengantar Nanda sekolah dengan jalan kaki dan mendorong Nabil naik sepeda.


Tiba di sekolah sekitar pukul 7.30. Murid pun berbaris di depan kelas sebelum memasuki kelas. Ummi kira hanya sebentar berbarisnya tapi ternyata samapi sekitar setengah jam lebih. Nanda pun agak rewel karena Ummi tidak bisa pergi jauh-jauh alias harus terlihat oleh jangkauan matanya. Melihat guru yang memimpin murid menyanyi rasanya Ummi merasakan lelah yang sangat. Bayangkan saja dalam waktu setengah jam lebih harus menyanyi dengan suara yang lantang. Pukul 8.10 murid-murid lalu memasuki ruangan kelas masing-masing.


Di dalam kelas pun sang guru harus mengajari murid dengan suara yang lantang dan sering pula disertai nyanyian. Maklumlah, namanya juga mengajar anak TK, jadi harus banyak menyanyi.


Hmmm,,, rasanya tidak mudah untuk menjadi guru TK, tiap hari harus teriak-teriak selama beberapa jam, belum lagi harus menghadapi tingkah murid-murid yang unik. Ummi jadi kefikiran, apakah perlu ada asuransi suara untuk guru TK??

Nikmatnya Kripik Balado "Christine Hakim"

Hari Rabu yang lalu Abi pergi dinas ke Jambi. Kepergian Abi kali ini hanya 4 hari saja, tapi tetep aja berasa kangen kalo ditinggal sama Abi. Kali ini memang bukan pertama kalinya Abi dinas ke Jambi karena sebelum menikah malah Abi tinggal di Jambi. Tapi yang berbeda dengan kepergian kali ini adalah karena Abi pergi ke Jambi via Padang, bukan Palembang sebagaimana biasanya.






Hmmm... mumpung Abi singgah di Padang, langsung deh Ummi pesen oleh-oleh kripik balado khas Padang. Warnanya yang merah cerah bikin tambah ngiler deh kalo udah ngeliat kripiknya. Ohya, tapi Abi sempet bilang kalo Abi punya waktu sedikit untuk beli oleh-oleh. Ketika hendak melakukan perjalanan pulang Abi baru tiba di Padang jam 12 malam, sementara Abi naik pesawat jam 6.30 esok hari. Berharap toko di Bandara sudah ada yang buka. Alhamdulillah.... walau dengan waktu yang sangat singkat Abi menyempatkan buat beli oleh-oleh pesenan Ummi. . Untungnya Abi ngga terlalu suka sama kripiknya, jadi Ummi bisa makan sepuasnya. Hmmm... Enak, enak, enak

Nabil 10 bulan

Alhamdulillah anak sholeh Ummi dan Abi ulang bulan yang ke-10. Makin sholeh dan makin pintar tentunya...
  1. Alhamdulillh sudah tumbuh gigi (2 di bawah, dan 2 di atas)
  2. Paling seneng kalo melihat kucing
  3. Tidak suka pakai topi
  4. Makin susah di foto karena ingin mengambil kameranya
  5. Bisa tepuk tangan sendiri, padahal Ummi ngga ngajarin. Mungkin karena sering melihat Ummi tepuk tangan kalo Nabil bisa melakukan sesuatu, jadinya dia meniru deh.
  6. Bisa naik-turun kasur sendiri. Kaget juga pas lihat Nabil naik turun kasur sendiri. Siapa yang ngajarin ya???
  7. Sudah lancar dorong-dorong bangku. Yang membuat Ummi takjub adalah Nabil yang menghampiri bangkunya sendiri terus didorong-dorong deh.Ummi cukup mengawasi saja. Udah kepingin banget jalan kali ya
  8. Bisa mengenali wajahnya kalo lagi bercermin atau lihat fotonya di komputer, biasanya langsung senyum-senyum gitu deh.
  9. Jago akting, (bakat jadi aktor kali ya). Biasanya hal ini dilakukan sama Abi, bukan sama Ummi, xixixi. Mungkin karena kangen ditinggal Abi kerja, jadi pas Abi pulang langsung deh Nabil beraksi, hehe
Alhamdulillah... sehat selalu ya Nak... *kiss Ummi dan Abi

Selamat Tinggal Bubur Lembut

Di usia Nabil yang ke-8 bulan, Ummi ingin mencoba memberikan bubur nasi ke Nabil. Ya, naik kelas dari sebelumnya bubur lembut. Hmm... bingung Ummi. Gimana caranya bikin bubur nasi ya??? Sebenarnya bukan tidak tau cara membuat bubur nasi, tapi bisa berhasil tidak ya?? karena kalau masak di kompor pasti memakan waktu cukup lama dan khawatir Nabil tidak kooperatif. Puter-puter otak akhirnya Ummi berhasil menemukan cara baru.

Sebenarnya sederhana saja, seperti masak nasi di magic com. Dengan logika sederhana, jika jumlah airnya ditambah maka nasi akan menjadi bubur. Yup, bismillah.... dan Alhamdulillah berhasil. Wuih... senangnya bukan main deh. Maklum, ini bener-bener langkah "kepepet" Ummi. Memang memakan waktu yang cukup lama, sekitar 1 jam 30 menit, tapi tak apalah, tidak khawatir seperti masak di kompor karena bisa ditinggal-tinggal khawatir Nabil rewel.

Hari pertama dengan bubur nasi, buburnya Ummi saring karena khawatir Nabil kaget dengan perubahan tekstur baru. Hari berikutnya, ah lama kalau disaring terlebih dahulu, dan Alhamdulillah Nabil pun tetap lahap walau buburnya tidak di saring. Wua... tambah seneng deh Ummi.

Ye.... anak Ummi sekarang dah 'naik kelas'... sehat selalu ya Nak... *peluk Ummi dan Abi

Postingan yang tertunda karena riweuh pindahan

Mudik???

Taqabbalallahu minna wa minkum... Taqabbal Ya Karim...

Ummi, Abi, dan Nabil mengucapkan
Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1432 H
Semoga kita termasuk hamba-Nya yang kembali fitrah setelah menempa diri di Bulan Ramadhan, Amin...


Cerita sedikit tentang lebarannya Nabil...

Alhamdulillah, ini kali pertama Nabil ikut merayakan lebaran di usianya yang 9,5 bulan. Mudik??? Wah, Nabil orang Jakarta asli niy, jadi ngga ikutan mudik. 

Pagi setelah sholat idul fitri kami langsng ke rumah Nenek (orangtuanya Abi) sampai tengah hari. Setelah itu dilanjutkan ke rumah Nenek lagi (Orangtuanya Ummi). Serunya kumpul sama keluarga besar, bertemu dengan teman-teman yang seumuran dengan Nabil. Senangnya Nabil dengan suasana yang ramai. Rewel??? Alhamdulillah ngga, Nabil sibuk ngoceh kalau ada tamu yang datang.



Ohya, Nabil ikut sama Ummi sholat idul fitri lho. Alhamdulillah Nabil anteng ketika Ummi sholat. Jadi, Ummi tetap bisa ikutan sholat id berjamaah.



Paling anteng kalo udah mainin dompet Ummi


Alhamdulillah...

Alhamdulillah bulan Ramadhan sudah tiba, Ummi sekeluarga mengucapkan:

Selamat Menunaikan Ibadah di Bulan Ramadhan
Semoga Gelar Taqwa Akan Kita Raih
Amin...

 Mohon maaf jika ada salah-salah kata

Selama bulan Ramadhan kegiatan blogging-nya off dulu ya... biar khusyu ibadahnya :)

Mohon Maaf dan Kangen

Teman-teman semua... apa kabarnya?? lama tak membaca cerita kalian, sedih rasanya...
Beberapa hari ini Ummi tak sempat BW dan posting. Maklum, lagi pindahan rumah, jadi agak repot rasanya....

Kangen sebenarnya... tapi banyak hal yang harus dikerjakan. Maaf ya

*sekian curhatan yang singkat ini

Nabil 8 Bulan

Alhamdulillah anak sholeh Ummi dan Abi sekarang sudah 8 bulan. Di usia 8 bulan ini makin bertambahlah kepintarannya...

  1. Sudah lancar berdiri sendiri dan sekarang mulai merambat
  2. Makin pinter ngoceh, ta ta ta ....
  3. Suka nyengir sendiri kalo lihat bayangannya di cermin
  4. Hampir tumbuh gigi
  5. Sudah kenalan sama GTM
  6. Semakin sadar kamera, tapi jadi susah difotonya karena pingin diambil kameranya
  7. Kalo dengar suara Ummi baca bismillah, langsung deh senyum2, apalagi kalo udah melihat Ummi pegang Alqur'an, pingin diambil Alquran-nya
Alhamdulillah.. sehat selalu ya Nak...

Ketika Macan Terbangun Dari Tidur Panjangnya

Wah, serem banget ya baca judulnya, hehe... tenang aja isinya ga seram seperti judulnya ko.

Sebenarnya Ummi lagi pingin ikutan giveaway Uji Otak Berhadiah Novel yang dibuat oleh Sang Cerpenis Bercerita. Lalu apa hubungannya sama macan??? Tenang... tenang...

Sudah lama banget otak Ummi tidak diasah dengan mengerjakan soal-soal matematika seperti ini. Nah, kebetulan ada tantangan niy, ikutan ah. Maklum sebagai alumni jurusan matematika maka jiwa Ummi langsung tergugah (Ummi lebay) untuk mengerjakannya, ibarat macan yang terbangun dari tidur panjangnya. 

Begini soal yang diberikan:

5+3+2 =151022

9+2+4 =183652

8+6+3 =482466

5+4+5 =202541

6+5+9 =305479

Sudah disimak? Yap, sekarang jawablah pertanyaan ini.

7+7+7 = .....

Berikut jawaban Ummi :

Langkah 1 : Perhatikan soal dengan seksama

Langkah 2 : Definisikan angka dengan huruf

Dari langkah pertama maka akan terlihat polanya dan ditambah langkah kedua maka akan menjadi :

a+b+c = [x][y][z]
dimana :
x adalah 2 angka pertama
y adalah 2 angka kedua
z adalah 2 angka ketiga

Dan setelah mengutak-atik beberapa contoh yang diberikan maka didapatkan pola :
x = a*b
y = a*c
z = [(a*b)+(a*c)-b]

Maka untuk soal 7+7+7 jawabannya adalah :
a=7 ; b=7 ; c=7

x= a*b = 7*7 = 49
y= a*c = 7*7 = 49
z= [(a*b)+(a*c)-b] = [(7*7)+(7*7)-7] = 91

maka jawaban 7+7+7=494991

Jika menang, Ummi memilih novel Zona Tsunami karya Dewie Sekar

Ngeblog Itu (ternyata) Asyik

Dulu, gak pernah kebayang kalo Ummi bisa bikin apalagi punya blog sendiri. Pokoknya yang ada di kepala saat itu bahwa bikin blog itu susah deh, padahal belum dicoba, hehe. Salut deh sama teman-teman yang saat itu punya blog pribadi.

Tapi ternyata eh ternyata, begini ceritanya...

Pertama kali Ummi tertarik untuk bikin blog adalah ketika Ummi searching mengenai MPASI, karena kebetulan saat itu Nabil akan memasuki masa MPASI. Dan ketika searching di mbah google Ummi menemukan banyak sekali blog yang dibuat oleh ibu-ibu muda yang isinya ya tentang putra-putri mereka. Dari situlah Ummi mulai tertarik untuk membuat blog sendiri.

Jago menulis ??? tentu tidak. Ummi paling tidak suka jika disuruh menulis karena memang kemampuan menulis Ummi sangat terbatas. Lha wong nilai mata kuliah Bahasa Indonesia waktu kuliah aja C, malu-maluin aja ya. Tapi Ummi punya alasan yang kuat kenapa Ummi mau menulis di blog. Karena Nabil. Ya, Nabil-lah yang menjadi motivasi Ummi untuk menulis di blog.

Sebagai seorang full time mommy aka ibu rumah tangga tentu dalam 24 jam Ummi habiskan di rumah. Mengurus rumah tangga dan tentunya mendidik buah hati kami, Nabil.  Dan karena waktu Ummi lebih banyak Ummi habiskan di rumah, maka yang menjadi teman setia Ummi adalah seperangkat PC dengan koneksi internet tentunya. Ummi paling betah deh kalo sudah berada di depan komputer, hehe.

Untuk urusan ngeblog biasanya Ummi tunggu suasana tenang dulu. Setelah Abi berangkat kerja dan Nabil tidur. Tentunya setelah membereskan pekerjaan yang lain. Atau terkadang ketika menunggu Abi pulang kerja.

Yang pasti saat ini Ummi masih belajar mengatur waktu agar semua bisa dilakukan dengan baik dan tidak ada yang terzhalimi.

Curhatan Ummi kali ini, Ummi ikut sertakan di Suit Sepentin Giveaway punya DjanganPakies yang linknya Ummi dapatkan dari sini.



Photobucket


Pertama kali ikutan giveaway, semoga aja menang :D *ngarep

Lain Darah Lain di Lidah

Walaupun Ummi dan Abi sama-sama orang betawi, tapi untuk urusan lidah sepertinya selera kami tak sejalan dengan darah kami. Terbukti bahwa kami tidak terlalu suka dengan beberapa masakan atau makanan ala betawi. Entah karena memang sekedar tidak suka atau tidak menantang di lidah kami.

Bagi Ummi yang memang pecinta pedas, tentu banyak makanan yang akhirnya menjadi makanan favorit karena rasanya yang pedas. Sebut saja rujak, pempek, Mie Ayam, atau apapun yang rasanya pedas pasti habis dilahap Ummi.

Lain Ummi lain Abi. Walaupun Abi tidak suka dengan rasa pedas tapi Abi juga suka lho dengan beberapa makanan yang rasanya pedas. Habis enak siy kata Abi. 

Nah, salah satu yang menjadi makanan favorit kami berdua adalah pempek Palembang. Wuih... mantap deh. Makanan ini nih yang menjadi oleh-oleh wajib kalo Abi pergi ke luar kota (karena Abi sering ke Jambi dan Palembang). 

Biasanya Abi beli yang paket besar, harganya seratus ribu rupiah. Tapi kali ini Abi beli yang paket kecil, harganya lima puluh ribu rupiah. Isinya pun bisa dicampur-campur dengan berbagai jenis pempek. Rasanya mantab...


Mari makan....

Semoga... Bismillah

 
Gambarnya pinjam di sini

Ramadhan... Semoga tahun ini Ummi bisa ikut berpuasa selama satu bulan seperti Ramadhan tahun lalu.

Ya, Ramadhan tahun lalu ketika Ummi sedang hamil Nabil 7 bulan, Alhamdulillah Ummi kuat untuk berpuasa. Awalnya siy memang agak ragu tapi pas hari pertama dicoba dan dengan niat yang kuat Alhamdulillah Ummi bisa menjalaninya sampai saat berbuka tiba.

Dan tahun ini ketika Ummi sedang menyusui Nabil, semoga tetap kuat untuk berpuasa selama satu bulan. Bismillah...

Amin...

Puree Apel Jeruk - Obat GTM Nabil

Nah, ini dia niy obatnya waktu pertama kali Nabil kenalan sama GTM. Puree apel jeruk (atau jus apel jeruk). Sebenarnya Ummi iseng-iseng aja bikin puree ini. Eh ternyata habis dilahap sama Nabil. Waktu bikin puree ini Ummi bikinnya kebanyakan, bisa jadi dua porsi. Tapi karena Nabil lagi lahap-lahapnya akhirnya puree ini habis dalam sekali makan. Wah senangnya...

Bahan :
Buah Apel
Air Jeruk

Cara Membuat:
Blender apel dengan perasan air jeruk





Rasanya segerrrr banget apalagi jika disajikan dingin. Dan ternyata tidak cuma Nabil yang suka sama puree ini, tapi Ummi dan Abi juga suka. Jadi kalau Nabil tidak habis makannya, maka Ummi dan Abi siap menghabiskannya, hehe. Awalnya siy Abi tidak mau coba, tapi pas Ummi bilang enak, eh Abi mau cicipin dan malah ketagihan.

Kesimpulannya, ternyata Nabil udah mulai kenal rasa, bosan kali ya sama yang hambar. Pingin yang berasa. Ohya walau rasanya agak asem sedikit tapi Nabil tidak mengernyitkan mukanya. Wah Anak yang pintar ^^
Ada kesalahan di dalam gadget ini

Yang Telah Berkunjung

Diberdayakan oleh Blogger.
Ada kesalahan di dalam gadget ini

Buscar