Sewaktu kecil Ummi memang susah tidak terlalu suka minum obat atau vitamin dan sejenisnya. Selain rasanya yang tidak enak dilidah, juga karena Ummi sering merasa kesulitan untuk menelannya. Apalagi jika bentuknya cukup besar. Huff... Udah nyerah duluan deh.
Dan kini ketika Ummi sedang hamil, tentu dokter pun memberikan vitamin tambahan. Ya, kalau ada pilihan untuk tidak minum vitamin, sebenarnya Ummi akan pilih itu. Tapi terkadang Abi yang lebih cerewet perhatian dalam hal ini. Kadang sepulang kerja suka absen nanya ke Ummi.
"Vitaminnya udah diminum belum???"
Apalagi saat ini kondisi Ummi yang juga masih menyusui Nabil, tentu butuh tambahan vitamin untuk itu.
Ya memang siy, biaya untuk periksa kehamilan termasuk resep dokter ditanggung sama kantor Abi, tapi kalo resepnya sudah ditebus ya mau ngga mau harus diminum.
Nah, baru kali ini Ummi dikasih vitamin yang bentuknya sangat besar menurut Ummi. Hmm... melihatnya saja sudah tidak ingin meminumnya. Kayaknya ngga bakalan masuk deh. Tapi ya teteup diusahain untuk diminum juga.
Beberapa kali dicoba untuk diminum akhirnya masuk juga walau harus dengan segala perjuangan. Hingga tiba pada suatu pagi. Vitamin yang baru saja Ummi minum ternyata malah membuat Ummi mual dan akhirnya muntah (ups, maaf ya..). Wah, kalo ternyata efeknya seperti ini rasanya lebih baik dihentikan saja pemakaiannya dan minta untuk diganti dengan vitamin yang lebih kecil ukurannya. Dan, Abi pun setuju dengan saran Ummi *Asik...Asik... akhirnya ngga minum vitamin yang besar ini lagi








